Mengamati beberapa tulisan dari berbagai blog, ternyata animo pembaca pada tulisan romantika lebih besar dibandingkan dengan kajian ilmiah atau berita. Animo itu dapat dinilai dari isi komentar pembaca.
Umumnya, pengunjung blog enggan untuk membaca artikel ilmiah karena dinilai “berat”. Padahal, kalau ditelaah, sifat ilmiah seharusnya membangkitkan gairah skeptis yang membutuhkan eksplanasi secara empiris. Apalagi, sebagian besar pengguna blog terdiri dari kalangan intelektual. Atau memang mereka memanfaatkan blog sekadar pengisi waktu luang
Penulis mencoba memberi posting yang mengangkat tema romantisme. Ternyata reaksinya lebih dominan dibanding tulisan lain yang kiranya lebih bermanfaat. Tetapi, itulah uniknya pemikiran intelektual muda saat ini. Sistematika cara berpikir sebatas penggunaan logika, melepas pondasi-pondasi teori para ilmuwan.
Namun, permasalahan ini bukanlah sesuatu yang mendasar. Artinya, pengguna blog memang mencoba mengekspresikan yang ada pada dirinya melalui tulisan. Pembaca pun demikian, menyimak tulisan sesuai dengan naluri dan kompetensi pemahamannya masing-masing.
Blog merupakan komunitas dunia maya. Penggunanya memang membatasi komunitas sesuai statusnya masing-masing. Dengan gaya dan tujuan yang berbeda antara satu komunitas dan komunitas yang lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar