Hidup dalam sistem ekonomi kapitalisme, tidak terlepas dari uang, sebagai alat pembayaran yang sah. Ia juga termasuk dalam apa yang disebut elemen mendasar dari moneter (finansial). Tanpa uang, segala transaksi perdagangan nyaris dipastikan tidak terlaksana.
Peran uang sebagai alat pembayaran menggantikan kedudukan emas dan perak. Uang bersifat fluktuatif, berbeda dengan sifat emas dan perak yang stabil. Namun, peran uang bukan saja sebagai alat pembayaran yang sah, ia juga mampu eksis untuk diperdagangkan (komoditas), seperti dalam pasar modal.
Sebab utama krisis ekonomi dapat diturut dari begitu berkuasanya sektor moneter, perbankan, pasar modal, dan ribawi atas sektor riil. Besaran transaksi di pasar uang dunia sebesar 1,5 triliun dolar AS per hari. Sebaliknya, besaran transaksi perdagangan dunia dalam sektor riil setiap tahunnya hanya sebesar 6 triliun dolar AS. Dengan kata lain, transaksi di sektor riil hanya sekitar 1 persen dari sektor keuangan.
Sejarah ekonomi kapitalis adalah sejarah kapitalisme. Roy Davies dan Glyn Davies (1996) dalam buku The History of Money From Ancient time to Present Day, menguraikan kronologi krisis ekonomi secara menyeluruh. Menurut keduanya, sepanjang abad 20 telah terjadi lebih dari 20 kali krisis besar yang terjadi sejak 1907.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar