Welcome to The Psycho...

"Aku bukan komunis, bukan pula humanis. Aku adalah segalanya, mengungkapkannya dengan menyusun kata per kata.."

24 November 2008

Hujan di November

Di kamar berukuran 3x3 meter ini, teringat tembang November Rain-nya Gun N Rose. Lantunan lagu itu terdengar di speaker mungil, pada malam ini. Secangkir kopi dan sebatang rokok yang tersulut, menjadi kawan yang sempurna.

Dentuman kilat saling bersahutan di luar. Namun, hanya rintik-rintik tetesan air hujan. Tepat di depan kamar, sisi kiri dan kanan, dan beberapa kamar lainnya, penghuninya, asyik dengan pasangan masing-masing. Entah mereka telah resmi atau belum.

"Kamu di mana sekarang," tanya seorang kawan melalui pesan di internet. Pertanyaan itu belum terjawab sampai saat ini. Walaupun sebenarnya, tidak begitu jauh dari mereka. Yah, kontemplasi sedang mencari klimaksnya.

Tetesan air hujan, makin deras. Sambaran kilat masih sesekali terdengar keras, mencoba bersaing dengan suara merdu Axel Rose. Tangan ini seolah tak mau diam. Memaksa untuk bergerak dan berkarya. Tentu dalam suasana yang mendukung terciptanya berbagai isu.

Tib-tiba Konsentrasi buyar dengan dering pertanda ada telepon masuk. "Sayang lagi ngapain?" tanya seorang perempuan yang seolah ikut merasakan satu kontemplasi abadi. I know that you can love me, kata Axel Rose dalam lirik November Rain.

Tidak ada komentar: