Welcome to The Psycho...

"Aku bukan komunis, bukan pula humanis. Aku adalah segalanya, mengungkapkannya dengan menyusun kata per kata.."

29 November 2009

Harapan Baru

MALAM ini, pilihan itu akhirnya sudah diputuskan. Walaupun begitu banyak kenangan dan kenyamanan yang harus dikorbankan, toh pada akhirnya mengharapkan sesuatu yang baru. Tentu demi perkembangan diri, secara pemikiran dan merekonstruksi identitas. Harapan baru, itulah ekspektasi dari apa yang saya sebut dengan hijrah.

Tindakan ini sebagai implementasi, dari mana saya harus memulainya. Dan, segala keputusan memiliki konsekuensi. Namun, ada sebuah kalimat dari seseorang yang membuat niat berkontemplasi ini menjadi lebih bermakna. Kalimat itu bagai bisikan mama, yang memiliki kekuatan luar biasa.

Terlalu banyak orang yang mengeluh dan enggan melakukan apa-apa. Apakah saya harus seperti mereka? Tidak dan tidak!

Di ruangan baru ini, beberapa pemikiran yang sempat rapuh harus kembali ditata pondasinya. Sistematika pola pikir pun harus menemukan tujuannya. Tidak hanya berputar tanpa titik ujung. Apalagi terbawa arus negatif dan menimbulkan stigma bagi publik.

Perjalanan dan perjuangan ini masih panjang. Tidak akan pernah berhenti, hingga kehidupan ini berakhir. Entah sampai kapan. Harapan baru yang saya dapatkan malam ini, menjadi satu motivasi dalam meraih ambisi yang selama ini sekadar mimpi.

Tidak ada komentar: